dan mereka berkata: "Sekiranya Kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah Kami Termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". (Al Mulk [67] : 10)
Mendengar adalah nikmat Allah yang Maha Besar; dengannya kita bisa bicara, dapat mengerti, memahami dan selamat. Mendengar adalah anugerah Allah yang lebih awal diberikan sebelum penglihatan dan akal. "dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam Keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. 16 : 78). di dalam Al Quran, Allah sering mendahulukan kata pendengaran daripada penglihatan dan yang lainnya.
Mendengar disebut juga melaksanakan; dikatakan, "siapa yang mendengar tetapi tidak mengerti, sama dengan tidak mendengar, siapa yang mengerti tetapi tidak melaksanakan sama dengan orang yang tidak mengerti." orang yang tidak mau melaksanakan suatu amal yang diperintahkan Allah SWT padahal ia mengerti setelah ia menerima penjelasan melalui pendengarannya disebut "shummum" (tuli). jadi bila dikatakan, "mengapa kamu tidak mendengar?" maksudnya mengapa kamu tidak melaksanakan perintah Allah SWT setelah kamu mendengar dan memahami perintah itu.
Di akhirat nanti setiap orang akan ditanya tentang segala nikmat yang telah mereka terima, termasuk nikmat mendengar dan berakal. orang yang tidak mendengar peringatan dari Allah, mereka akan dimasukkan ke neraka yang menggelegar. "Hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" mereka menjawab: "Benar ada", Sesungguhnya telah datang kepada Kami seorang pemberi peringatan, Maka Kami mendustakan(nya) dan Kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar". dan mereka berkata: "Sekiranya Kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah Kami Termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala." (Al Mulk [67] : 8-11)
Saat ini peringatan masih sering kita dengarkan, akankah kita abaikan begitu saja?, kalau tidak ingin menyesal makan dengankanlah, fahami maksudnya, kemudian segera laksanakan, sebelum kita ditanya di akhira nanti.









0 Post a Comment:
Posting Komentar